Finansial

New Normal Dalam Keuangan Pribadi

Saat ini pemerintah mulai memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Level 4) hingga 9 Agustus 2021 untuk beberapa daerah di Indonesia. Meski kurva pandemi Covid-19 belum terlihat melandai dan masih menunjukkan penambahan kasus baru, pendekatan aktivitas sehari-hari dengan metode new normal atau kenormalan baru harus tetap dilakukan demi menghidupkan perekonomian dan keuangan di Indonesia. 

Apa itu New Normal ? New Normal atau Kenormalan Baru adalah sebuah perubahan budaya hidup yang diskenariokan oleh pemerintah untuk membuat masyarakat dapat terbiasa dengan tatanan hidup normal yang baru serta mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. 

Dengan menjalani adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, tentu saja sangat diperlukan penyesuaian strategi keuangan pribadi untuk kehidupan sehari-hari. Karena pastinya ketika menjalani kebiasaan baru, pengeluaran Sobat akan otomatis semakin bertambah. Selain harga barang dan pangan yang semakin naik, Sobat juga harus memenuhi keperluan alat pelindung diri atau APD, ongkos transportasi, makan dan lain-lainnya. 

Maka dari itu supaya Sobat bisa terhindar dari yang namanya pemborosan dan agar kamu dapat mengatur penyesuaian strategi keuangan pribadi di era new normal saat ini. Yuk disimak baik-baik ya Sobat penjelasannya. 

Memperbanyak Aset Produktif

Dari kondisi seperti ini kamu bisa belajar, bahwa tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi dimasa depan. Oleh karena itu, kondisi ini dapat membuat sebagian orang tersadar untuk bisa memiliki aset, khusus nya aset produktif. 

Apa sih aset produktif itu ? Aset produktif merupakan aset yang nilainya meningkat di kemudian hari, bisa menghasilkan pendapatan berulang dan sekaligus keuntungan. Contoh aset produktif seperti properti, deposito, investasi dan lain-lainnya. Selain itu, karena adanya rasa khawatir bisa membuat orang tersebut rutin untuk memeriksa pertumbuhan aset yang dimilikinya.

Mengevaluasi Keuangan Secara Berkala

Pada kondisi seperti ini, segala sesuatunya menjadi tidak pasti. Maka dari itu, sebagian orang tersadar untuk evaluasi kembali keuangannya. Bila mungkin 1 tahun sekali belum tentu melakukan evaluasi keuangan, maka kali ini saatnya punya evaluasi tahunan.

Kamu bisa melakukan evaluasi keuangan mu mulai dari menghitung rasio hutang, menghitung jumlah tabungan, menghitung pertumbuhan aset, menghitung hasil investasi dan juga menghitung dana pensiun maupun dana darurat yang kamu punya ya sobat.

Menjadi Cashless Society 

Apa sih Cashless Society itu ? Cashless Society adalah suatu masyarakat yang tidak lagi memanfaatkan uang tunai ketika akan melakukan sebuah transaksi. 

Disaat kondisi seperti sekarang ini, sebagian orang enggan untuk memiliki uang cash (tunai), dan lebih memilih menyimpan uang pada dompet digital karena dirasa tidak perlu repot bila ingin berbelanja online dari rumah. Hal tersebut bisa menjadi sebuah trend pada new normal ini. 

Selain itu, terdapat keuntungan lainnya yang bisa kamu dapat jika kamu cashless society. Salah satu contohnya yaitu, kamu lebih mudah mengontrol transaksi yang kamu lakukan. Karena setiap kamu melakukan transaksi pastinya akan diberikan sebuah informasi yang sangat detail, mulai dari jumlah transaksi, waktu, tempat, nama tenant atau tujuan pembayaran. Dengan begitu kamu bisa lebih mudah mengontrol transaksi apapun hanya dalam satu genggam saja lho sobat.

Nah, sekarang kamu sudah pahamkan bagaimana mengatur penyesuaian strategi keuangan pribadi di era new normal. Semoga yang telah Mindi jelaskan bisa membantu kamu untuk mengatur dan juga mengontrol perencanaan keuangan yang sehat dan tepat ya apalagi di era new normal seperti saat ini.

Goodluck Sobat! 

Cariilmu Official

Cariilmu Official

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Finansial

Tipe-Tipe Pendapatan Seseorang

Created by Vikri Hala Haikal & Jihan Elshadat  Pada dasarnya setiap orang yang memiliki pekerjaan pasti akan mendapatkan pendapatan atau
Finansial

Langkah Pertama Dalam Mengatur Keuangan

Di era pandemi saat ini, sebagian masyarakat Indonesia sudah mulai memperhatikan kondisi financial mereka dengan mengatur keuangan sebaik mungkin. Maka