Fashion

Dulu Tukang Ngutang, Sekarang Tukang PayLater

Di Indonesia kini fasilitas paylater atau layanan bayar tunda, sedang naik daun di dan sudah menjadi alternatif bagi masyarakat khususnya di kalangan anak muda yang ingin membeli barang dan membayarnya di kemudian hari. Akan tetapi Sobat harus pahami dulu apa saja fungsi dan ketentuannya tiap masing-masing layanan paylater tersebut, sebelum Sobat memutuskan untuk menggunakan fasilitas layanannya.

Apa itu PayLater ? PayLater adalah suatu bentuk metode pembayaran yang ditawarkan oleh pihak perusahaan digital dan juga startup agar lebih memudahkan penggunaannya dalam hal memenuhi setiap keperluan hidup dengan membeli sekarang dan membayarnya di kemudian hari. Akan tetapi Sobat harus tetap berhati-hati yah untuk tetap selalu memperhatikan kondisi keuangannya, agar tidak terjadi pemborosan karena terlalu nyaman menggunakan layanan ini.

Walaupun sudah berganti nama menjadi paylater, namun itu tetap saja artinya hutang lho Sobat. Apa sih hutang itu ? Hutang adalah kewajiban yang muncul karena transaksi pembelian barang atau jasa secara kredit yang berhubungan dengan kegiatan operasional perusahaan dan harus segera dibayarkan dalam jangka waktu singkat. Dan hutang bisa dikatakan baik jika pembayaran per bulannya tidak lebih dari 30% pendapatan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan produktif.

So, hutang itu terbagi menjadi 2 macam lho Sobat, dan untuk mengetahui macam-macam hutang tersebut. Makanya yuk disimak baik-baik ya Sobat penjelasannya.

Hutang Produktif

Apa sih hutang produktif itu ? hutang produktif adalah hutang yang dipergunakan untuk membeli barang atau aset yang nilainya bisa naik, menambah penghasilan dan juga bermanfaat untuk jangka panjang. Contoh dari hutang produktif adalah untuk pendidikan, kredit pemilikan rumah (KPR) dan modal usaha atau bisnis.

Hutang Konsumtif

Hutang konsumtif adalah hutang yang dipergunakan untuk memenuhi keinginan yang tinggi untuk membeli barang yang dikonsumsi atau digunakan, dimana suatu saat nilainya akan turun dan biasanya berbunga tinggi. Contoh nya adalah gadget keluaran terbaru, fashion yang lagi trend, traveling dan lain-lainnya.

Nah, untuk kamu yang masih sering melakukan pembelian yang menimbulkan hutang konsumtif, yuk coba mulai untuk pertimbangkan dulu mana kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan dan mana kebutuhan yang sifatnya sementara ya. Bagi kamu yang sudah bisa membedakan antara hutang produktif dan hutang konsumtif, pastikan kamu memiliki catatan keuangan agar kamu bisa terus mengetahui alur keuangan kamu dan menggunakannya dengan tepat.

So, buat kamu yang ingin belajar lebih dalam lagi mengenai jenis hutang dan opsi cicilan agar memiliki keuangan yang sehat, di Cariilmu.co.id ada kelasnya lho dengan judul Pelatihan Menjadi Perencana Keuangan Individu Yang Professional. Semoga yang telah Mindi jelaskan bisa membantu kamu untuk mengatur dan juga mengontrol perencanaan keuangan yang sehat dan tepat ya sobat

Goodluck Sobat!

Cariilmu Official

Cariilmu Official

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *